• 21

    Jun

    Tahun Ajaran Baru, Harapan Baru..

    Sebentar lagi tahun ajaran baru dimulai. Dimana-mana, perpisahan angkatan tahun ini akan digelar. Pergelaran yang berwarna-warni, bermacam-macam. Ada yang menyelenggarakan di gedung besar, ada yang di lapangan luas, ada juga yang melakukannya di sekolah. Hari ini sendiri saya sedang mempersiapkan untuk perpisahan sekolah esok hari. Ada upacara adat, dan saya membacakan puisi bertema perpisahan bersama beberapa kawan yang lain. Menyedihkan memang jika harus berpisah bersama kakak kelas yang sudah menjadi seperti kakak kandung sendiri. Tapi, kerinduan tak bisa menahan mimpi mereka. Mereka harus tetap mengejar impian mereka, mereka harus membangun Indonesia dengan prestasi mereka. Apalah arti kerinduan jika kenangan masih akan terkubur dalam hati. Harapan terus mengalir kemereka. Tak ing
  • 6

    Jun

    Talaga Desa. Edisi #BuletinSekolah

    Disini akan ada suatu hal baru yang terjadi namun sudah terjadi. Kisah-kisah yang di dapatkan akan tertuang disini. Dan sekarang, catatan perjalanan akan di mulai. 26-29 Februari 2013, SMP Alam Karawang telah melakukan sebuah perjalanan yang mengukirkan sejarah baru lagi. Anak-anak SMP menjelajah ke tempat per-industrian tapi bukan di pabrik. Tetapi, di tempat yang tak pernah di duga sebelumnya. Tempat yang benar-benar menyenangkan dan bersejarah. Talaga Desa. Talaga Desa berada di dalam sebuah kawasan Industri, KIIC ( Karawang Internasional Industri City ). Talaga Desa adalah tempat yang tak pernah di duga ada, karena sekeliling nya adalah tempat yang bisa dibilang “Pabrik Banget”. Tapi ternyata siapa sangka? Tempat yang membuat hati damai itu ada, dan benar-benar ada. Kami
  • 12

    May

    Kami Tidak Mau Guru Yang Melakukan Kekerasan..!!

    Yang mengajari kita dalam lingkaran pendidikan adalah guru. Yang mendidik kita dengan ikhlas adalah guru. Sekalipun guru itu galak, guru tetaplah guru yang selalu terbaik. Guru memang nggak selalu benar, namanya juga manusia. Tapi ternyata, diluar sana ada beberapa guru yang bisa dibilang “kelewatan galak” atau malah agak kasar bahasanya “mendidik namun membully”. Atau bisa diartikan lah, kalau guru-guru yang kelewatan galak itu jika anak muridnya melakukan kesalahan malah dibully. Entah itu bully fisik maupun perkataan. Contohnya banyak. Salah satu contohnya ini (sudah pernah dicerikatan singkat ditulisan sebelumnya) : Teman saya, dulu sewaktu kelas 6. Beliau belum bisa membaca, belum bisa membaca! Saat itu, kita sedang belajar matematika. Dan seseor
  • 5

    May

    Ganti Hukuman Dengan Konsekuensi Agar Sekolah Lebih Baik!

    Hukuman dan konskeunsi, 2 hal yang berbeda. Banyak orang yang menyebutkan bahwa 2 hal itu adalah sama dan serupa. Padahal tidak. Hukuman adalah suatu hasil yang dilakukan ketika kita melakukan kesalahan tanpa ada kesepakatan. Sedangkan konsekuensi adalah hukuman yang dijalani dengan kesepakatan antara ke2 belah pihak. Sekolah-sekolah di Indonesia, memang sudah wajar dan biasa sih kalau murid melanggar peraturan sekolah dan melaksanakan hukuman. Tapi, menurut saya itu kurang bagus. Meskipun niatan para guru menetapkan hukuman bagi siswa melanggar itu mendidik mereka agar patuh, tapi menurut saya sekolah seharusnya mempergunakan konsekuensi, bukan hukuman. Konsekuansi mengajarkan kesepakatan antara murid dan guru agar bisa bekerja sama dalam melakukan sebuah perjanjian. Perjanjian antara
  • 17

    Apr

    Pendidikan Karakter Indonesia Butuh Contoh Nyatanya..!

    Indonesia adalah negara yang banyak dihuni oleh orang-orang pintar. Tetapi, inilah indonesia hingga saat ini. Memiliki masyarakat yang pintar tetapi kebanyakan berkarakter buruk. Contoh : Menteri yang korupsi misalnya. Menteri memang ada yang bodoh? Yang ada, menteri yang korupsi itu berkarakter buruk. Nah, inilah pentingnya pendidikan karakter di Indonesia tercinta ini. “Banyak orang tahu apa yang baik dan apa yang buruk , berbicara mengenai kebaikan namun melakukan yang sebaliknya” Pendidikan karakter adalah hal penting. Meski sifat atau karakter masing-masing manusia itu berbeda,Seperti : 1. Koleris : tipe ini menyukai kemandirian, tegas, berapi-api, suka tantangan, ataupun menjadi bos atas dirinya sendiri. 2. Sanguinis : tipe ini Simple dan praktis, ceria dan selalu se
  • 16

    Apr

    Ketika Bu Guru Berbicara Dakwah..

    Ketika Bu Guru berbicara Dakwah Tema nggak kreatif ya? Sepertinya cuma copas dari judul tulisan sebelumnya Ketika Remaja Indonesia Berbicara Politik terus Remaja Indonesia diganti Bu Guru, lalu Politik diganti Dakwah. Gitu, doang, he he Seorang khotib bicara dakwah, maka kita akan mendengar nasihat bahwa kita harus saling menasihati dan saling mengngatkan kepada kebaikan. Seorang Pak Kyai bicara dakwah, maka kita akan mendengar bahwa dakwah itu amal sholeh yang sangat besar pahalanya. Seorang Uje bicara dakwah maka kita akan mendengar bahwa dakwah itu bisa disampaikan dengan menyenangkan, seperti lagu. Kalau Abi bicara dakwah maka yang Fathia dengar dengar dakwah itu adalah ngisi liko atau mentoring.. Kalau Umi yang ibu rumah tangga bicara dakwah, maka yang Fathia lihat adalah kepe
  • 14

    Apr

    Kenapa Harus Sekolah Favorit Yang Menjadi Tujuan?

    Setiap tahun, setiap anak yang mendapat kesempatan untuk merasakan dunia pendidikan di Indonesia menanti akan adanya Ujian Nasional untuk kelas 6SD, 3 SMP dan 3SMA. Dan setiap tahun juga para pelajar yang ingin naik kejenjang yang lebih tinggi lagi akan menghadapi UN dan heboh. Ujian Sekolah maupun Nasional tinggal dihitung hari untuk tahun 2013 ini. Berbagai ritual dikeluarkan. Mulai dari istigosah hingga jampe-jampe pensil yang akan dipakai untuk ujian nanti. Setelah Ujian Nasional selesai. Hal-hal yang paling dan pasti dibicarakan atau menjadi topik adalah “Mau lanjut ke sekolah mana?” nah, sekarang saya mau memberi suatu pendapat untuk dikonsumsi para pembaca. Semua pelajar, semua siswa. Pasti ingin melanjutkan kesekolah bagus dan favorit. Itu pasti. Tapi s
  • 12

    Apr

    Ujian Itu Perlu Nggak Sih..?

    Hai ujian. Sebentar lagi kita akan bertemu dan saling melengkapi antara rapot dan kertas. Saling bersapa satu sama lain. Peserta ujian menyapa tak semangat dan ujian menyapa dengan antusias, tak sabar ingin cepat-cepat dikoreksi dan mengisi rapot sang peserta. Begitu seterusnya setiap kali ujian. Beberapa hari lagi, ujian nasional akan segera digelar. kakak-kakak kelas 3 udah was-was nunggu sambil deg-degan. Meski dibawa enjoy, tapi tetap saja terlihat wajah-wajah penantian hasil yang memuaskan itu. Semangat-mangat-mangat! :D Sekarang, mari berbicara sedikit tentang UN dan US. 2 kata ini termasuk kata yang paling malas dijalani (bukan diucapkan) oleh para siswa. Sebenarnya, UN atau US itu perlu nggak sih? Ada yang bilang perlu dan ada yang bilang tidak. Hey, setiap orang memil
  • 9

    Apr

    Sekolah Alam Karawang, My Beloved School..

    Sekolah. Salah satu tempat yang paling sering dikunjungi dalam setiap hidup manusia yang merasakan pendidikan.. Sekolah juga termasuk salah satu jalan untuk menentukan masa depan kita. Makannya, kenapa Fathia memilih sekolah yang bisa dibilang aneh dan unik. Yup! Sekolah Alam Karawang :D Kenapa lebih memilih untuk memilih Sekolah Alam? Padahal saat itu, Fathia masuk ke dalam sekolah favorit di karawang. Padahal, guru-guru di SD sana sudah bujuk-bujuk buat masuk ke Sekolah favorit itu, katanya sayang kalau di lewatin gitu aja. Cuma, Fathia punya alasan tersendiri kenapa mau sekolah yang menurut orang-orang masih belum jelas. Fathia punya alasan tersendiri untuk hal ini.. > Sekolah adalah tempat dimana kita berekspresi. Bukan hanya untuk mendengarkan, menyimak, menghafal, men
  • 6

    Apr

    Mari Bicara Pendidikan..

    Pendidikan, apa kabarnya sekarang? Lebih baik, biasa saja atau malah memburuk? Entah lah. Sepertinya hingga detik ini semuanya tetap sama. Belajar, ujian, lulus dan begitu seterusnya.. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Semuanya. Sekarang dan dulu sudah berbeda. Dulu kita di jajah dan sekarang merdeka. Dulu kita tidak bisa mendapatkan sistem pendidikan sekarang kita bisa mendapatkan. Jika dulu kita berjuang membela negara sekarang kita berjuang memajukan negara dengan hasil dari sistem pendidikan yang disediakan. Namun, begini lah Indonesia. Masih jauh dari yang di harapkan. Harapan-harapan untuk pedidikan sampai keadilan masih juga belum merata. Ada apa dengan semuanya? apakah pendidikan terbiarkan begitu saja dan terusir dari pandangan pemerintah yang seda
- Next

Author

Follow Me